Pentingnya Training Karyawan

Dengan makin sengitnya persaingan bisnis, maka kekuatan sumber daya manusia menjadi aspek yang penting di dalam perusahaan menjalankan bisnisnya. Untuk menjaga keberlanjutan kualitas sumber daya manusia yang bekerja bagi perusahaannya, perusahaan perlu membuat serangkaian strategi agar karyawan cakap dan memiliki semangat inovasi dalam manjalankan aktivitas pekerjaan yang diberikan kepadanya. Perusahaan dapat menjaga keberlangsungan kualitas sumber daya yang berkualitas dengan menjalankan training bagi karyawan-karyawannya.

Dalam rangka proses produksi barang dan jasa perusahaan memiliki cara-cara khusus yang dianggap efisien dan mampu memenangkan persaingan bisnis. Proses produksi ini tentu saja harus ditularkan dari satu pegawai ke pegawai lain pada lini yang sama. Proses penularan ini dapat ditulaskan melalui training. Inilah salah satu aspek penting training perusahaan yaitu melakukan duplikasi keahlian pada pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan.

Berkaitan dengan proses produksi dalam pabrik, perusahaan juga dapat mengundang pihak luar untuk memberikan training khusus misalnya penggunaan dan pemeliharaan mesin-mesin di pabrik.  Supplier yang menjual mesin-mesin pabrik ke perusahaan kita dapat memberikan training yang bersifat teknikal kepada pegawai-pegawai perusahaan.

Pada level manajemen, perusahaan dapat mengundang konsultan training berkaitan dengan manajemen. Konsultan manajemen dapat memberikan training mengenai motivasi, training pengelolaan perusahaan, training pemasaran, training pengelolaan sumber daya manusia dan seterusnya.

Perusahaan juga dapat memberikan training-training berkaitan dengan budaya perusahaan. Misalnya perusahaan sudah membuat budaya membuat laporan harian, maka perusahaan dapat memberikan training untuk karyawan-karyawan yang baru masuk. Perusahaan-perusahaan besar mungkin perlu memberikan training awal bagi karyawan lebih kompleks misalnya bagaimana menggunakan aplikasi dalam menjalankan pekerjaannya, penggunaan id dan password, penggunaan printer, pengajuan cuti, pengajuan klain dan lain sebagainya.

Untuk perusahaan yang menginginkan produktivitas tinggi setiap karyawannya, perusahaan dapat memberikan training hubungan integratif antara satu departemen dengan departemen lainnya dan memberikan gambaran kepada karyawan mengenai operasional menyeluruh perusahaan. Dengan memberikan gambaran menyeluruh perusahaan, karyawan diharapkan dapat memberikan saran-saran yang bersifat membangun bagi perusahaan.

Jika perusahaan sudah memiliki visi, misi dan budaya kerja yang mantap maka perusahaan perlu memberikan training khusus mengani hal ini agar setiap karyawan menyelaraskan dirinya dengan visi, misi dan budaya perusahaan.

Trainig dapat dilakukan oleh Perusahaan itu sendiri secara Internal maupun dilakukan oleh instansi luar secara eksternal baik mengundang Trainer dari luar dan melakukan pelatihan dalam perusahaan itu sendiri ataupun mengirimkan para karyawannya ke luar untuk dilatih.

Training merupakan suatu proses yang sangat penting dalam menyediakan tenaga kerja yang kompeten (berkemampuan) untuk memenuhi kebutuhan standar produksi. Sayangnya, masih banyak yang belum serius dalam hal menyelenggarakan pelatihan yang efektif.

Semua kemampuan (skill) yang diperlukan oleh dunia kerja bisa didapatkan dari sekolah yang formal, hal ini dikarenakan kemampuan (skill) yang diperlukan tersebut lebih spesifik dan fokus dengan apa yang akan ditugaskan, setiap perusahaan juga memiliki budaya-budaya perusahaan yang harus diketahui oleh semua karyawannya, budaya-budaya perusahaan tersebut berbeda-beda antara sekolah dan perusahaan ataupun antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Oleh karena itu, diperlukannya Training atau Pelatihan yang dapat memenuhi kebutuhan dan standar dimana karyawan tersebut bekerja serta mencocokkan pribadi karyawan terhadap budaya pada perusahaan yang bersangkutan.

Sumber : HRM

 



Leave a Reply

X
X
X
X